Selasa, 17 Agustus 2010

SEBUAH KETAATAN

Ayas Adalah seorang miskin yang jujur dan pintar, Ia bekerja sebagai pencari rumput untuk hewan-hewan ternak, Ia di kenal oleh masyarakat sebagai seorang yang baik budi bahasanya, sopan santun, amanah, tawadhu dan penyabar, karena itu Raja pun tertarik dengannya dan mempekerjakan Ayas sebagai tukang kebun kerajaan
Kejujuran dan kecerdasan Ayas telah cukup menjadi prestasi kerja dia di kerajaan itu menjadi acungan jempol dari raja sehingga raja menjadi tambah Sayang dan Suka Kepadanya. tentunya hal ini membuat iri para pembantu dan mentri - mentri kerajaan.
Raja ingin menguji kejujuran Ayas, Suatu hari Sang Raja mengumpulkan seluruh pembantunya,mentri-mentri dan petinggi kerajaan yang lainnya, Raja berkata kepada Semua yang hadir, " Apakah kalian selalu siap mendengar dan menjalankan titahku?"
Serempak semua yang hadir menjawab," Siap baginda Raja,

" terima kasih,:Sahut raja. Raja mengambil permata kerajaan dan berkata," Sekarang saya perintahkan untuk memecahkan permata kerajaan ini."

Mula-mula para mentri satu persatu di suruhnya, pembesar, petinggi kerajaan bergilir tetapi mereka menolak sambil mengatakan terlalu sayang kalau permata kerajaan yang indah dan keramat berharga tinggi itu di pecahkan, kemudian raja memanggil dan menyuruh Ayas untuk memecahkan permata itu. tanpa Pikir panjang ayas mengambil kapak dan menghancurkan Permata yang indah itu, kontan hadirin terkejut dan memaki-maki Ayas sebagai orang yang tak tahu diri, bodoh dan segudang umpatan lainnya di alamatkan kepada Ayas. Raja hanya terdiam, kemudian raja bertanya kepada Ayas,"mengapa kamu menghancurkan Permata itu?''.
Ayas menjawab," Ampun paduka Raja, Saya hanya mentaati paduka yang mulia untuk menghancurkan permata itu. bagi Saya seribu permata tak kan ada harganya jika di bandingkan dengan perintah paduka yang mulia,"
Maka raja tersenyum bahagia, setelah peristiwa itu Raja semakin sayang kepada Ayas dan hal ini membuat iri hati dan kebencian menteri-menteri kerajaan kepada Ayas semakin bertambah kuat.
Raja ingin kembali menguji kejujuran dan kepintaran Ayas, Maka di kumpulkannya kembali seluruh penghuni kerajaan kemudian Raja berkata," Nah, sekarang setiap yang berharga di dekat kalian boleh di pegang dan di miliki,"
Suasan menjadi hiruk pikuk, para menteri ada yang berdekatan dengan perhiasan kerajaan dan memegangnya, ada yang memegang emas permata, dan lain-lainya, tapi Ayas hanya terdiam dari kejauhan, Raja heran dan mendekat kepadanya,"mengapa kamu tidak mengambil barang berharga dari kerajaan yang terdekat denganmu?'
Ayas hanya menjawab dengan pertanyaan," Saya hanya ingin memastikan perintah Raja, benarkah Raja menyuruh memegang barang berharga terdekat dan setelah itu barang tadi milik saya?'
Raja menjawab," Benar"
Maka Tiba-tiba Ayas memeluk tubuh raja, Semua yang hadir kembali di buat kaget dengan kelakuan Ayas.. Setelah Raja meredakan Suasana, Ia meminta penjelasan Ayas
Ayas Menjelaskan mengapa ia memeluk raja .Karena Raja adalah Barang paling berharga di kerajaan itu, barang siapa memiliki raja maka Otomatis memiliki seluruh kerajaan berikut harta dan Kekuasaannya. Kemudian Ayas melanjutkan, Begitulah jika Seorang manusia"memegang" dan ta'aluknya (hubungannya) denga Allah swt Baik, Maka Allah swt, sebagai Maha Raja dari sekalian Raja akan beserta kita setiap saat, Secara otomatis pertolongan dan bantan-Nya senantiasa bersama kita, setiap do'a dan permohonan kita akan di kabulkan oleh-Nya dan kalau ini sudah terwujud maka seluruh ciptaan Allah swt, akan tuduk dan berkhidmat (melayani) kita," Demikikan penjelasan Ayas.

Tamsil ..

Tidak ada komentar:

Waroeng Group management

Waroeng Group management

KULINER

KULINER
Bukan Steak Biasa
Powered By Blogger